Showing posts with label TIPS. Show all posts
Showing posts with label TIPS. Show all posts

Monday, 20 February 2017

Menghilangkan Goresan pada Cat Mobil dengan Compound

Mobil merupakan sarana transportasi yang sangat nyaman untuk dikendarai. Dengan menggunakan mobil kita tidak perlu was - was kalau tiba - tiba hujan mengguyur ketika dalam perjalanan, kita juga tidak takut kepanasan karena terik matahari. Namun kita tidak perlu beli mobil dulu kalau ingin menikmati rasanya naik mobil, angkutan umum dan taksi online sudah banyak seliweran dijalanan yang tentunya mobilnya masih baru. :D

Sebagian besar pangguna mobil pasti mengeluhkan kalau jalanan di Indonesia itu terlalu sempit, sebenernya susah juga membedakan mana yang benar antara jalannya yang sempit atau kendaraannya yang terlalu banyak. :D Dengan volume kendaraan yang begitu banyak dan tidak sebanding dengan pembangunan jalannya pasti ketika nyetir sesekali mobil kita pernah senggolan dengan kendaraan yang lainnya.  Akibatnya pasti terdapat baret atau lecet pada body/cat mobil yang kita. Perasaan jengkel, sebel ditambah emosi pasti pernah menghinggap ketika kita tahu kalau cat mobil kita baret. Untuk itu janganlah terbawa emosi dulu, saya ada sedikit solusi buat menghilangkan/mereduksi baret pada cat mobil kita. Benda ajaib tersebut adalah Pasta Compound, harganya murah, 5000an sebotol. Mari kita praktekkan.

Pertama siapkan pasta compoundnya. Kalau belum punya bisa beli dulu.

 
Kedua, Bersihkan body mobil yang baret dengan lap kering supaya debu dan kotorannya hilang, kalau mau dicuci dulu malah lebih bagus. Kalau mobilnya masih mulus bisa di gosok pakai batu dulu bro biar ada goresannya. :D


Ketiga, oleskan pasta compound secukupnya saja pada area yang lecet/tergores, tunggu sampai pastanya mengering supaya meresap. 


Keempat, setelah pastanya mengering baru selanjutnya dilap dengan kain yang kering sampai hilang pastanya. Kalau masih tersisa goresan pada cat mobil bisa diulangi sampai cat mobil kita sampai mulus lagi.


Nah, sekarang terlihat lebih halus kan, walaupun tidak semulus mobil baru, maklum molil tua, emang bawaannya sudah lecet sebelumnya :D, sekian dulu, semoga bermanfaat.


Thursday, 19 January 2017

TIPE BUSI DAN CARA MERAWATNYA

Busi merupakan salah satu komponen penting pada kendaraan bermotor baik roda dua atau roda empat dengan bahan bakar bensin. Busi merupaka part atau bagian penting dalam proses pembakaran mesin bermotor. Pada bagian dalam busi terdapat eletroda yang dapat memercikan api akibat dari kompressi dari piston sehingga dapat membakar campuran bensin dan udara yang telah masuk ke ruang bakar. Itulah gambaran sedikit tentang busi pada kendaraan kita. 

Busi dengan kualitas bagus yang beredar dipasaran yang kita kenal antara lain ada merek NGK, Denso, Bosch, Shark, dan lain - lain. Jenis busi ada beberapa jenis tergantung penggunaan kendaraan kita. Berdasarkan jenis elektrodanya busi yang beredar saat ini ada tiga antara lain:


  • Busi Standar
Sesuai namanya busi standar digunakan untuk kendaraan dengan pemakaian sehari - hari jarak dekat alias bukan untuk trek-trekan ya. Biasanya busi ini merupakan bawaan pabrikan kendaraan. Elektroda pada busi ini terbuat dari bahan nikel. Usia pemakain busi ini akan optimal pada 0-20.000 km. Busi masih tetap bisa digunakan pada jarak diatas 20.000 km namun performanya tidak akan optimal lagi, penggunaan busi diatas 20.000 km juga membuat konsumsi BBM kendaraan kita jadi lebih boros. Diusahakan busi diganti setelah mencapai jarak tempuk 20.000 km. 
  • Busi Platinum
Busi tipe platinum digunakan untuk kendaraan bermotor yang suka dipakai jarak jauh, seperti touring atau mudik juga bisa :D. Jenis eletroda pada busi ini masih terbuat dari bahan nikel namun pada sisi center elektroda terbuat dari platina. Busi ini lebih dingin dibandingkan busi standar dan harganya juga lebih mahal sedikit ketimbang busi standar. Jenis busi ini mampu menempuh jarak optimal 30.000 km, diatas itu dianjurkan untuk diganti supaya mesin tidak boros BBM.
  • Busi Iridium
Busi iridium lebih diperuntukkan atau dianjurkan pada kendaraan bermotor dengan cc 150 atau lebih. Busi ini cocok untuk kendaraan dengan karakter race/balap karena busi ini lebih dingin ketimbang busi standar dan busi platinum. Busi ini mempunyai elektroda yang runcing terbuat dari nikel dan centernya terbuat dari iridium alloy. Harga busi ini memang paling mahal dibandingkan dua jenis busi sebelumnya. Sebanding dengan harganya yang mahal, busi tipe ini mampu menempuh jarak tempuh antara 50.000 - 70.000 km. 

Nah, setelah kita mengenal jenis - jenis busi tentunya kita wajib tahu juga bagaimana cara yang benar dalam merawat busi. Berikut ini kita akan berbagi cara merawat busi supaya performa mesin motor/mobil kita selalu ngacir tanpa kendala di jalanan.

  • Hindarkan busi kendaraan kita dari air yang masuk. Air yang masuk ke dalam kabel penyambung busi akan mengakibatkan korsleting sistem kelistrikkan kendaraan, jika air sampai masuk pada bagian dalam busi akan mengakibatkan mesin ngadat ketika dinyalakan. Jadi pastikan busi selalu pada kondisi kering.
  • Selalu periksa busi setelah kendaraan menempuh jarak 2.000 km. Pada jarak tempuh tersebut bagian dalam busi akan timbul kerak berwarna coklat. Apabila kerak yang menempel berwarna coklat dan kering keadaan mesin kendaraan kita pada kondisi normal. Apabila kerak yang menempel berwarna hitam dan cenderung basah maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain kemungkinan setelan pencampuran bensin dan udara pada karburator terlalu gemuk atau prosentase campuran bensin lebih banyak ketimbang prosentase campuran udara. Bagi yang paham mesin bisa dikembalikan pada setingaan karburator kering, untuk yang belum paham jangan otak - atik sendiri, lebih baik dibawa ke bengkel terpercaya aja untuk seting karburator.
  • Selalu menjaga jarak kerenggangan elektroda dengan ground busi pada angka 0,7-1,0 mm. Jangan kurangi jangan lebihkan. Jarak tersebut adalah jarak standar yang dianjurkan supaya kinerja mesin tetap optimal.
  • Bersihkan kerak yang menempel bada bagian dalam busi dengan menggunakan sikat kawat halus. Perlu diingat jangan sekali - sekali mebersihkan kerak busi dengan menggunakan ampelas. Penggunaan ampelas saat membersihkan busi malah akan menyebabkan pengikisan komponen utama busi. 
  • Saat memasang kembali busi pastikan bagian dalam busi sudah dibersihkan dengan udara bertekanan/kompressor untuk memastikan kotoran didalamnya bisa keluar. 
Nah, sekarang kita sudah sedikit paham mengenai busi dengan berbagai tipenya serta cara merawatnya. Jadi, kita jangan cuma asal bisa naik motor/mobil ya, setidaknya kita jadi sedikit paham mengenai busi yang fungsinya sangat penting bagi kendaraan kita. 



Tuesday, 17 January 2017

TIPS - TIPS MERAWAT MESIN MOTOR

Motor merupakan sarana penunjang aktivitas manusia, bahkan di era moderen seperti saat ini hampir semua orang menggunakan motor untuk kegiatan sehari - hari mereka seperti, pergi bekerja, pergi ke sekolah, jalan - jalan, hobi, bahkan ojek online. Jadi, di jaman sekarang hampir mustahil kalau kita jauh - jauh dari kendaraan bermotor. Selain kendaraan tersebut dapat dipakai dalam segala kondisi termasuk saat masuk gang sempit sekali, sepeda motor merupakan kendaraan yang paling bersahabat untuk dompet kita alias irit gan. :D

Maka dari itu, motor juga harus kita rawat dan kita sayang juga, gak cuma pacar doang yang disayang - sayang lho ya. Nah, untuk mempertahankan performa motor atau memperpanjang usia kendaraan kita maka ada beberapa hal  penting yang harus kita perhatikan nih, antara lain :

  • Selalu memanaskan mesin motor di pagi hari.


Memanaskan mesin motor di pagi hari sangat berguna untuk menaikkan suhu mesin supaya mencapai suhu optimal sesaat sebelum digunakan serta berfungsi untuk melumasi komponen dalam mesin setelah semalaman diistirahatkan. Disamping itu, dengan kita memanaskan mesin motor dipagi hari kita dapat mengidentifikasi keadaan mesin motor kita, bagi yang paham mesin pastinya paham ketika ada perubahan suara mesin atau putaran mesin masih normal atau tidak. Memanaskan mesin tidak perlu lama-lama, cukup 2-5 menit dengan putaran langsam aja cukup, gak usah digeber.
  • Cek keadaan ban motor kita.
Sebelum bepergian hendaknya kita cek dulu kondisi kedua ban sepeda motor kita guys. Kita cek apakah tekanan anginnya cukup atau kurang atau bahkan kelebihan. :D. Selanjutnya dicek juga kondisi kembangan kedua ban kendaraan, apakah masih oke atau sudah gundul. kalau sudah gundul disarankan diganti baru aja ya jangan di silet bikin alur ban baru kaya ban-ban bekas yang dijual di tukang tambal. :D
  • Selalu melumasi dan menjaga rantai supaya tidak kendor.
Ini yang paling sering terabaikan diantara kita nih, yaitu membiarkan rantai motor kita pada kondisi kering apalagi pakai kendor segala. Selain bikin suara bising saat dikendarai, rantai kering dan kendor juga mengakibatkan transfer tenaga dari mesin ke roda belakang jadi tidak optimal. Akibatnya tarikan motor kita jadi molor atau berat. Dianjurkan selalu melumasi rantai sehabis dicuci atau habis kehujanan. Jangan sekali-sekali melumasi rantai pakai oli bekas ya, soalnya oli bekas mengandung kotoran yang bisa merusak rantai kita. Gunakan oli yang masih bagus gak perlu oli bermerek atau pakai Chain lube saja yang lebih praktis tinggal semprot. Untuk kekencangan rantai dicek berkala saja sesuai intensitas pemakaian kendaraan.
  • Lakukan cek terhadap lampu-lampu, rem dan indikator.
Yang satu ini juga tidak kalah penting. Sebelum kita pacu kendaraan kita, alangkah baiknya kita cek dulu kondisi rem motor kita, lampu-lampu nyala apa enggak, indikator lampu sein dan lampu rem juga tidak boleh ketinggalan dicek juga, intinya safety first lah.
  • Mengganti oli mesin secara berkala.
Oli mesin merupakan hal terpenting dalam menjaga keawetan mesin motor kita. Secara periodik kita harus mengganti oli mesin kendaraan kita ya biar seger lagi mesinnya. Rata-rata periode penggantian oli sepeda motor sekitar setiap 3000 kM. Mengganti oli sepeda motor diatas 3000 kM sangat tidak dianjurkan, karena cairan oli sudah berubah kekentalannya dari semula. Selain itu oli di dalam mesin dalam jangka waktu lama akan tercampur kotoran dari mesin motor akibat gesekan gearbox, suhu mesin dan sebagainya. Sangat disarankan lebih baik menggunakan oli jenis full syntetic aja karena cairannya dijamin lebih bersih ketimbbang oli semi syntetic ataupun oli dari bahan tambang yang kemungkinan besar masih bercampur dengan bahan lainnya. Jadi jangan telat untuk ganti oli mesin motor kita ya, biar seger mesinnya. 
  • Perhatikan indikator BBM motor kita.
Diantara semua hal diatas ini yang paling penting menurut saya, sebelum ngegas kita lihat dulu indikator BBM apakah masih banyak atau sudah mendekati habis. Kalau sudah mendekati habis segera menuju SPBU terdekat untuk diisi BBM nya. Jangan sampai telat juga, sebab kalau sampai kehabisan BBM apalagi motor yang sudah injeksi bakal rewel mesinnya. Bisa-bisa mesin gak mau nyala.

Saya kira itu lah hal-hal sepele yang wajib kita perhatikan dalam merawat kendaraan bermotor kita supaya tetep awet dan ngacir di jalanan. Jangan lupa dicuci motornya ketika sudah kotor biar enak dipandang dan sebagai bukti kasih sayang dari pemilik ke motornya. Utamakan keselamatan berkendara, patuhi rambu-rambu lalu lintas di jalan raya dan jangan kebut-kebutan. Salam.